Steganografi (Keamanan Sistem Komputer)
Perkuliahan7 (25 Oktober 2020)Matakuliah: Keamanan Sistem Komputer C31040319
Pengertian Steganografi
Apa itu Steganografi? Steganografi atau Steganography adalah sebuah ilmu, teknik atau seni menyembunyikan sebuah pesan rahasia dengan suatu cara sehingga pesan tersebut hanya akan diketahui oleh si pengirim dan si penerima pesan rahasia tersebut. Steganografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu Stegano yang berarti “tersembunyi atau menyembunyikan” dan graphy yang berarti “Tulisan, jadi Steganografi adalah tulisan atau pesan yang disembunyikan. Steganografi kebalikannya kriptografi yang menyamarkan arti dari sebuah pesan rahasia saja, tetapi tidak menyembunyikan bahwa ada sebuah pesan. Kelebihan Steganografi dibandingkan dengan Kriptografi adalah pesan-pesannya akan dibuat tidak menarik perhatian dan tidak menimbulkan kecurigaan, berbeda dengan Kriptografi yang pesannya tidak disembunyikan, walaupun pesannya sulit untuk di pecahkan akan tetapi itu akan menimbulkan kecurigaan pesan tersebut.
Sejarah STENOGRAFI
Stenografi berkembang mulai beberapa abad sebelum Masehi. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan dibeberapa tempat didunia. Perkembangan stenografi tersebut dapat terlihat di negara-negara tertentu, misalnya : Stenografi yang dikarang oleh Timothy Bright pada tahun 1588 John Willis pada tahun 1602 dan J. Pitman yang semuanya dari Inggris ( London )Stenografi yang dikarang oleh Gregg dan John Comstock Evans.Di Jerman terdapat pengarang F.X Gabelsbelger pada tahun 1824.Stenografi oleh Abel Duploge tahun 1862 dan Prevost Delanncy tahun 1878 dari Perancis.Di Belanda terdapat pengarang A.W. Groote pada tahun 1899 dan disusul oleh Gerard Schaap.Di Indonesia terdapat pengarang J. Paat / Sabirin dan Karundeng tahun 1925.Berdasarkan Surat Keputusan No.51/1968 tanggal 1 Januari 1968 telah ditetapkan sistem Karundeng sebagai sistem stenografi standar mata pelajaran pada Lembaga-Lembaga Pendidikan dalam Lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Oleh karena itu stenografi sistem Karundeng merupakan sistem Nasional.
Perbedaan Kriptografi dan Steganografi
Perbedaan utama dari kedua istilah tersebut adalah kalau kriptografi mengubah pesan menjadi sesuatu yang tidak bisa dipecahkan, sedangkan Steganografi adalah penyisipan pesan rahasia dalam suatu file.
Grafik perbandingan
Dasar untuk perbandingan
Steganografi
Kriptografi Dasar Ini dikenal sebagai tulisan penutup. Itu berarti tulisan rahasia. Tujuan Komunikasi rahasia Perlindungan data Struktur pesan Tidak diubah Hanya mengubah transmisi. Kepopuleran Kurang populer Lebih umum digunakan. Bergantung pada Kunci Tidak ada parameter. Prinsip keamanan yang didukung Kerahasiaan dan otentikasi Kerahasiaan, integritas data, otentikasi, dan non-repudiation. Teknik
Domain spasial, transformasi domain, berbasis model, dan ad-hoc. Transposisi, substitusi, stream cipher, blok cipher. Diimplementasikan pada Audio, video, gambar, teks. Hanya di file teks. Jenis serangan Steganalisis Pembacaan sandi
- Steganografi hanya menyediakan kerahasiaan dan otentikasi. Sebaliknya, prinsip-prinsip keamanan yang disediakan oleh kriptografi adalah kerahasiaan, integritas, otentikasi, dan non-repudiation.
- Domain spasial, transformasi embedding domain, dan berbasis model adalah beberapa algoritma yang digunakan dalam steganografi. Sebaliknya, kriptografi menggunakan teknik yang disebut sebagai transpositional, subtitusi, stream, dan block cipher.
- Steganografi dapat digunakan pada media apa saja seperti teks, audio, video dan gambar sementara kriptografi hanya diterapkan pada file teks.
| Dasar untuk perbandingan | Steganografi | Kriptografi |
|---|---|---|
| Dasar | Ini dikenal sebagai tulisan penutup. | Itu berarti tulisan rahasia. |
| Tujuan | Komunikasi rahasia | Perlindungan data |
| Struktur pesan | Tidak diubah | Hanya mengubah transmisi. |
| Kepopuleran | Kurang populer | Lebih umum digunakan. |
| Bergantung pada | Kunci | Tidak ada parameter. |
| Prinsip keamanan yang didukung | Kerahasiaan dan otentikasi | Kerahasiaan, integritas data, otentikasi, dan non-repudiation. |
| Teknik | Domain spasial, transformasi domain, berbasis model, dan ad-hoc. | Transposisi, substitusi, stream cipher, blok cipher. |
| Diimplementasikan pada | Audio, video, gambar, teks. | Hanya di file teks. |
| Jenis serangan | Steganalisis | Pembacaan sandi |
- Steganografi hanya menyediakan kerahasiaan dan otentikasi. Sebaliknya, prinsip-prinsip keamanan yang disediakan oleh kriptografi adalah kerahasiaan, integritas, otentikasi, dan non-repudiation.
- Domain spasial, transformasi embedding domain, dan berbasis model adalah beberapa algoritma yang digunakan dalam steganografi. Sebaliknya, kriptografi menggunakan teknik yang disebut sebagai transpositional, subtitusi, stream, dan block cipher.
- Steganografi dapat digunakan pada media apa saja seperti teks, audio, video dan gambar sementara kriptografi hanya diterapkan pada file teks.
Tujuan Steganografi
Penerapan steganografi untuk metode LSB:
- Metode subjektif melibatkan indera pengelihatan manusia, contoh: enchanced LSB.
- Metode statistik melibatkan analisis matematis, contoh: uji chi-square dan RS-analysis.
Metode Steganografi
Stegosystem
- Stego-Only-Attack (Penyerangan hanya Stego). Penyerang telah menghalangi stego data dan dapat menganalisisnya.
- Cover-Stego-Attack (Penyerangan selubung Stego). Penyerang telah menghalangi berkas stego dan mengetahui cover file mana yang digunakan untuk menghasilkan berkas stego ini. Ini menyediakan sebuah keuntungan melalui penyerangan stego-only untuk si penyerang.
- Manipulating the cover data (Memanipulasi data terselubung). Penyerang dapat memanipulasi data terselubung dan menghalangi hasil data stego. Ini dapat membuat tugas dalam menentukan apakah data stego berisikan sebuah pesan rahasia lebih mudah bagi si penyerang.
Comments
Post a Comment